Adiwiyata Satwika Sakta Mangajya

Satwika Sakta Mangajya

Program adiwiyata merupakan salah satu program Kementerian Negara Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Dalam program ini diharapkan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat dan menghindarkan dampak lingkungan yang negatif.

ASRI: Menanam pohon di sekitar sekolah untuk menciptakan lingkungan yang rindang.

Kata adiwiyata berasal dari dua kata sansekerta adi dan wiyata. Adi mempunyai makna besar, agung, baik, ideal, atau sempurna. Sedang wiyatabermakna tempat, dimana seseorang mendapatkan ilmu pengetahuan, norma, dan etika dalam kehidupan sosial. Bila kedua kata digabungkan, secara keseluruhan adiwiyata mempunyai pengertian, tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma, serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup dan menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan.

Sebuah penelitian dalam jurnal PLoS ONE menerangkan, meskipun sebuah pohon bergaris tengah satu meter hanya mengisi 1 persen dari total pohon di Yosemite National Park, California, pohon besar tersebut menyumbang 50 persen dari total biomassa di wilayah tersebut. Dari penelitian tersebut, dapat kita simpulkan bahwa, pohon sekecil apapun dapat membuat satu dampak besar yang berkaitan dengan sekitarnya, yaitu terpenuhinya oksigen. Hal ini juga dapat dikaitkan dengan Teori Butterfy Effect, dimana setiap satu kepakan sayap kupu-kupu dapat membuat badai tornado di hutan, Itulah mengapa kita perlu menanam dan mempertahankan penghijauan. Tanam satu pohon dan rasakan dampaknya dimana mana.

Selain itu, tujuan dari adanya program Adiwiyata ini adalah menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, sehingga di kemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggung jawab dalam upaya-upaya penyelamatan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.

Pendidikan Lingkungan Hidup di Indonesia telah diupayakan oleh berbagai pihak sejak awal tahun 1970-an. Selama ini, pelaksanaan Pendidikan Lingkungan Hidup dilakukan oleh masing-masing pelaku pendidikan lingkungan hidup secara terpisah. Adiwiyata di Indonesia dicanangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup sejak tahun 2005 untuk pulau Jawa. Dewasa ini, disadari bahwa berbagai upaya yang telah, sedang dan akan dilakukan dalam pendidikan lingkungan hidup perlu dicermati oleh seluruh pemangku kepentingan agar efektivitas pengembangan pendidikan lingkungan hidup menjadi lebih terencana, konsisten dan terstruktur. Menyikapi hal tersebut, Kementerian Negara Lingkungan Hidup pada tahun 2006 mencanangkan Program Adiwiyata sebagai tindak lanjut dari MoU pada tanggal 3 Juni 2005 antara Menteri Negara Lingkungan Hidup dan Menteri Pendidikan Nasional.

Pentingnya Adiwiyata bagi sekolah sekolah memang sangat berpengaruh. Menurut beberapa penelitian, dengan adanya kenyamanan saat seseorang tersebut mengerjakan sesuatu, maka kinerja orang tersebut juga akan meningkat. Inilah konsep dasar yang sebenarnya berkaitan dengan adiwiyata, yaitu bila Lingkungan nyaman, diharapkan prestasi semua siswa juga dapat tergerakkan. Berikut diantara beberapa manfaat mencanangkan program Adiwiyata :

  • Mendukung pencapaian standar kompetensi/ kompertensi dasar dan standar kompetensi lulusan (SKL) pendidikan dasar dan menengah. Meningkatkan efesiensi penggunaan dana operasional sekolah melalui penghematan dan pengurangan konsumsi dari berbagai sumber daya dan energi.
  • Menciptakan kebersamaan warga sekolah dan kondisi belajar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif.
  • Menjadi tempat pembelajaran tentang nilai-nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar.
  • Meningkatkan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup meIalui kegiatan pengendalian pencemaran, pengendalian kerusakan dan pelestarian fungsi lingkungan di sekolah.

Selain itu Adiwiyata juga tidak hanya sekadar berkutik dibidang kelingkungan saja.    Adiwiyata merupakan suatu program yang mencakup segala aspek didalam satu aspek yang dominan, yaitu tentang Lingkungan. Sebagai contoh, membuang sampah pada tempat yang semestinya yang sudah disediakan. Budaya membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah apa tersebut merupakan sebuah kebiasaan yang dapat mengubah karakter dari seseorang tersebut. Inilah salah satu bentuk tujuan sebenarnya mengapa program Adiwiyata dicanangkan oleh Kementrian Lingkungan hidup pada tahun 2005. Dalam pembentukan karakter, menciptakan kondisi nyaman bagi siswa agar menjadi pendorong agar semakin berprestasi, dan menyadarkan kepada warga sekolah akan pentingnya lingkungan akan berwujud pada :

Program Adiwiyata bertujuan untuk menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah agar dapat menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah (guru, murid dan karyawan sekolah) yang diwujudkan dalam :

a .    Pengembangan Kebijakan Sekolah peduli dan berbudaya Lingkungan

b .    Pengembangan Kurikulum berbasis Lingkungan

c .    Pengembangan Kegiatan Lingkungan berbasis partisipatif

d .   Pengembangan dan pengelolaan sarana pendukung sekolah berbudaya Lingkungan. Misalnya : Hemat Energi /penggunaan energi alternative, penghematan air, pengelolaan sampah dengan prinsip 3R (reduse, reuse, recyle)

Sebuah penelitian dalam jurnal PLoS ONE menerangkan, meskipun sebuah pohon bergaris tengah satu meter hanya mengisi 1 persen dari total pohon di Yosemite National Park, California, pohon besar tersebut menyumbang 50 persen dari total biomassa di wilayah tersebut. Dari penelitian tersebut, dapat kita simpulkan bahwa, pohon sekecil apapun dapat membuat satu dampak besar yang berkaitan dengan sekitarnya, yaitu terpenuhinya oksigen. Hal ini juga dapat dikaitkan dengan Teori Butterfy Effect, dimana setiap satu kepakan sayap kupu-kupu dapat membuat badai tornado di hutan, Itulah mengapa kita perlu menanam dan mempertahankan penghijauan. Tanam satu pohon dan rasakan dampaknya dimana mana

Itulah ulasan singkat tentang Adiwiyata yang merupakan salah satu program pro-Lingkungan yang sangat berdampak pada kehidupan para siswa disekolah. Dengan adanya kasus kasus seperti pembakaran hutan yang digunakan untuk pembukaan lahan, kebakaran hutan karen punting rokok, penebangan pohon secara liar, pembuangan limbah di hutan, dan lainnya, adalah hal yang penting untuk sekarang ini mencangangkan Adiwiyata sebagai Program yang bisa memperbaharui karakter warga sekolah, meningkatkan kenyamanan dalam pembelajaran dan juga memperasri sekolah.