Tata Tertib Siswa

SMA NEGERI 1 GENTENG

 

  1. Hal Masuk Sekolah :
    1. Semua murid hadir di sekolah selambat-lambatnya 5 menit sebelum kegiatan mengaji dimulai

( 6.15)

  1. Murid yang datang terlambat harus melapor kepada Guru Piket / Tim Tatib sebelum masuk ke kelas
  2. Murid absen hanya karena sungguh-sungguh sakit atau keperluan yang sangat penting.
  3. Murid yang tidak masuk sekolah harus menyampaikan surat izin kepada Wakil Kepala Sekolah / Koordinator Tatib yang diketahui   Orang tua / Walinya.
  4. Murid tidak boleh meninggalkan sekolah selama jam pelajaran berlangsung kecuali ada izin dari Guru Piket.
  5. Murid yang telah diperingatkan dan masih sering absen tanpa keterangan akan dikenakan sank

 

  1. Kewajiban Murid :
    1. Hormat dan taat kepada Guru, Pegawai dan Kepala Sekolah.
    2. Menghormati dan saling menghargai sesama murid.
    3. Mengikuti pembelajaran dan kegiatan sekolah.
    4. Mematuhi tata tertib sekolah.
    5. Melaksanakan piket kebersihan sesuai jadwal yang ditetapkan oleh kelas.
    6. Melaksanakan piket kegiatan Adiwiyata sesuai jadwal yang ditetapkan Pokja masing-masing.
    7. Ikut bertanggung jawab atas kebersihan, keindahan, kerapian, keamanan, dan ketertiban kelas dan sekolah pada umumnya.
    8. Ikut bertanggung jawab atas kelestarian lingkungan alam.
    9. Ikut bertanggung jawab atas pemeliharaan gedung, halaman, perabot dan peralatan sekolah.
    10. Ikut menjaga nama baik almamater, guru dan pelajar pada umumnya, baik di luar maupun di dalam sekolah.
    11. Siswa yang mengendarai kendaraan bermotor roda dua harus memakai helm pengaman dan menempatkannya di tempat parkir yang telah ditentukan.

 

  1. Larangan Murid :
    1. Meninggalkan sekolah selama jam pelajaran berlangsung.
    2. Memakai perhiasan berlebihan serta berdandan yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa.
    3. Merokok di dalam dan atau di luar sekolah.
    4. Membuang sampah di sembarang tempat.
    5. Merusak alam, tumbuhan dan mencemari lingkungan.
    6. Berani/ memukul guru/ pegawai.
    7. Membawa, mengonsumsi minuman keras, obat-obat terlarang dan sejenisnya di dalam dan atau di luar sekolah.
    8. Mengganggu jalannya pelajaran baik terhadap kelasnya maupun terhadap kelas lain.
    9. Merusak sarana/ inventaris sekolah.
    10. Berkelahi atau main hakim sendiri jika menemui persoalan antar teman.
    11. Ke sekolah memakai sandal/ sepatu sandal kecuali sakit.
    12. Mencuri di sekolah dan atau di luar sekolah.
    13. Berambut gondrong, mencat rambut.
    14. Berzina/ melakukan perbuatan mesum di sekolah dan atau di luar sekolah.
    15. Memakai kalung, anting-anting bagi pria dan memelihara kuku panjang.
    16. Murid putri dilarang memakai alat-alat kecantikan, yang lazim dipakai orang-orang dewasa.
    17. Memalsu tanda tangan guru, wali kelas, atau Kepala Sekolah.
    18. Mamakai jaket selain jaket almamer.
    19. Membawa senjata tajam.
    20. Membawa/ membaca buku porno/ gambar porno.

 

  1. Hal Pakaian :
    1. Setiap murid wajib memakai seragam lengkap sesuai dengan ketentuan sekolah .
      1. Senin –  Selasa          : Baju  putih,  celana/ rok abu-abu
      2. Rabu – Kamis             : Baju putih, celana/ rok putih
      3. Jumat : Pramuka
      4. Sabtu : Baju batik, celana/ rok putih untuk kelas XI, XII, hitam

untuk kelas X.

  1. Pakaian olah raga sesuai dengan ketentuan sekolah.

 

  1. Hak Murid :
    1. Mengikuti pelajaran selama tidak melanggar tata tertib.
    2. Meminjam buku-buku dari perpustakaan sekolah dengan mentaati peraturan perpustakaan yang berlaku.
    3. Mendapat perlakuan yang sama dengan murid lain, sepanjang tidak melanggar peraturan tata tertib.
  2. Lain-lain :
    1. Hal-hal yang belum dicantumkan dalam peraturan tata tertib ini akan diatur oleh sekolah.
    2. Peraturan tata tertib sekolah ini berlaku sejak diumumkan.

 

II. KLASIFIKASI PELANGGARAN

  1. Kelompok A :
    1. Memalsu tanda tangan Wali kelas / Kepala Sekolah.
    2. Membawa mengonsumsi minuman keras / obat terlarang dan sejenisnya di sekolah dan atau di luar sekolah.
    3. Membawa / merokok di sekolah / di jalan.
    4. Berani/ memukul guru atau pegawai.
    5. Berzina/ melakukan perbuatan mesum di sekolah dan atau di luar sekolah
    6. Membawa/ mengonsumsi minuman keras, obat-obatan terlarang dan sejenisnya.
    7. Berkelahi / main hakim sendiri.
    8. Mencuri di sekolah dan atau di luar sekolah.
    9. Berurusan dengan yang berwajib karena kenakalan / kejahatan.
    10. Melakukan kegiatan yang bertentangan dengan konsepsi Wawasan Wiyata Mandala.

 

  1. Kelompok B :
    1. Menggunakan / membuat surat ijin palsu.
    2. Merusak sarana sekolah / tanaman.
    3. Membawa senjata tajam / alat berkelahi yang lain.
    4. Membolos / tidak masuk sekolah tanpa izin guru piket / Kepala Sekolah.
    5. Membawa buku bacaan terlarang / gambar terlarang.
    6. Keluar lingkungan sekolah tanpa iz
    7. Pulang sebelum waktunya tanpa iz
    8. Tidak mengikuti upacara bendera tanpa iz
    9. Merusak sarana / inventaris
    10. Melindungi teman yang salah.

 

  • Kelompok C :
    1. Datang terlambat.
    2. Tidak memakai seragam / seragam tetapi tidak lengkap / seragam dengan identitas sekolah lain.
    3. Seragam tidak rapi (kancing tidak dikancingkan, baju tidak di masukkan celana/ rok).
    4. Ke sekolah memakai sepatu sandal / sandal.
    5. Duduk di bangku / meja.
    6. Waktu pelajaran berada di luar sekolah.
    7. Mengacau / mengganggu kelas lain.
    8. Tidak memperhatikan panggilan.
    9. Membuang sampah tidak pada tempatnya.
    10. Merusak alam, tumbuhan dan mencemari lingkungan.

 

  1. Kelompok D :
    1. Mengotori tembok / pintu / bangku / meja
    2. Berambut gondrong, tidak rapi, rambut diwarnai.
    3. Memakai gelang / kalung / anting-anting untuk pria.
    4. Memakai perhiasan berlebihan untuk wanita.
    5. Piket tidak melaksanakan tugas.
    6. Tidak memakai helm pengaman masuk lokasi sekolah.
    7. Parkir sepeda tidak pada tempatnya.

 

SANKSI – SANKSI :

Kelompok A :

Pelanggaran terhadap kelompok A langsung diambil tindakan oleh sekolah.

Kelompok B,C, dan D

  1. Pelanggaran 1 – 2 x diperingatkan.
  2. Pelanggaran 3 – 4 x diserahkan Orang tua selama 2 hari.
  3. Pelanggaran 5 x diserahkan Orang tua selama 4 hari.
  4. Pelanggaran lebih 5 x diserahkan Orang tua selama 6 hari.

 

Lain-lain

Bila pelanggaran dianggap berat, yang tidak tercantum dalam klasifikasi pelanggaran, maka sanksi akan ditentukan oleh sekolah.

 

 

Ditetapkan di Genteng,

Pada tanggal: 18  Juli 2017

 

 

Sunyoto Edy Santoso, S.Pd, M.Pd.

NIP 19620522 198512 1 002